Saat membeli rumah baru, ada dua pilihan utama: rumah ready stock yang sudah jadi, atau rumah inden yang baru dibangun setelah Anda membayar. Harga inden sering terlihat lebih murah, tetapi ada risiko dan biaya tersembunyi yang perlu dihitung. Artikel ini membandingkan keduanya supaya Anda bisa memilih dengan tenang.
Apa Bedanya Ready Stock dan Inden?
- Ready stock: bangunan sudah selesai dan bisa langsung dilihat, diperiksa, dan dihuni setelah serah terima.
- Inden: Anda membeli berdasarkan gambar, maket, atau rumah contoh. Pembangunan baru berjalan setelah pembayaran, biasanya 12 sampai 36 bulan.
Perbandingan Ready Stock vs Inden
| Ready stock | Inden | |
|---|---|---|
| Lihat fisik bangunan | Bisa, sebelum bayar | Hanya gambar atau rumah contoh |
| Waktu bisa dihuni | Segera setelah akad dan serah terima | Menunggu pembangunan 1–3 tahun |
| Risiko keterlambatan | Tidak ada | Ada, tergantung kemampuan developer |
| Risiko spesifikasi berubah | Kecil, karena sudah terlihat | Ada, jika material atau desain diganti |
| Proses KPR | Lebih cepat, karena bangunan dan sertifikat siap | Sering lewat skema bertahap atau menunggu bangunan jadi |
| Biaya selama menunggu | Tidak ada | Tetap bayar sewa atau kontrakan selama pembangunan |
| Harga | Sesuai kondisi saat ini | Bisa lebih murah di awal |
Hitung Biaya Menunggu Rumah Inden
Selisih harga inden perlu dibandingkan dengan biaya yang tetap Anda keluarkan selama menunggu. Contohnya, jika Anda masih mengontrak Rp4 juta per bulan dan pembangunan butuh 24 bulan, biaya sewa yang keluar sekitar Rp96 juta. Belum lagi cicilan atau DP yang sudah berjalan sebelum rumah bisa dipakai.
Jika selisih harga inden lebih kecil dari biaya menunggu tersebut, rumah ready stock justru lebih hemat.
Kapan Rumah Inden Masih Masuk Akal?
- Anda belum butuh rumah dalam 2–3 tahun ke depan.
- Developer punya rekam jejak serah terima tepat waktu, bisa dicek dari proyek-proyek sebelumnya.
- Ada PPJB di hadapan notaris yang mengatur jadwal serah terima dan denda keterlambatan.
Kenapa Banyak Keluarga Memilih Ready Stock
- Apa yang dilihat, itu yang didapat. Tidak ada kejutan antara brosur dan bangunan.
- Bisa langsung pindah atau langsung disewakan bagi yang membeli untuk investasi.
- Legalitas bisa dicek tuntas sebelum membayar, termasuk sertifikat yang sudah dipecah per unit dan PBG.
Pilihan Rumah Ready Stock dari ZenitLand
Beberapa rumah siap huni di koridor MRT Lebak Bulus yang bisa Anda survei minggu ini:
| Rumah | Jarak ke MRT Lebak Bulus | Harga mulai |
|---|---|---|
| Zenitparc Hytt | ± 2 KM | Rp1,9 miliar |
| MBR Residence | ± 3 KM | Rp1,29 miliar (promo) |
| Cluster Tarumanegara | ± 4 KM | Rp1,29 miliar (indent) / Rp1,65 miliar (ready) |
| Zenitparc Aeroworld | ± 5 KM | Rp1,19 miliar (promo) |
Semua cluster sudah memiliki SHM yang dipecah per unit dan PBG, dan biaya pajak serta notaris ditanggung developer. Lihat semua unit di halaman Ready Unit ZenitLand.
Harga dan ketersediaan unit dapat berubah sewaktu-waktu.
